Gereja Sempurna
Standar hidup orang percaya.

Ayat tahunan KeKraSo 2026
1 Tesalonika 5 : 17


Pdt. Shierly Siwi
Pdt. Hessel Nathanael
Mandey


Pdt. Hizkia Rephael
Mandey
Pdm. Zulharani
Mandey
Visi & misi GPdI Ketapang
Standar hidup orang percaya.
Menjadi wadah yang kompeten dan relevan.
Kesaksian yang memiliki kuasa.
Sebagai standar hidup orang percaya, maka gereja sempurna berbicara tentang gereja atau kumpulan orang percaya yang secara rohani sempurna hidupnya, tidak ada cacat, kerut, dan cela. Dalam hal ini, Efesus 5:26-27 menjelaskan bahwa kita sebagai manusia dapat hidup sempurna seperti Yesus apabila kita memberikan diri untuk dibentuk dan diubahkan oleh Firman dan Roh Kudus karena tanpa Roh Kudus, kita tidak akan mampu mencapai Gereja Sempurna.
Tuhan telah meletakkan kerinduan di hati gembala GPdI KeKraSo untuk mengerjakan dan mempertahankan kesempurnaan dan kemurnian iman yang dikehendaki oleh Yesus supaya kita sebagai pengikut Yesus terhindar dari masa aniaya besar menjelang kedatangan Tuhan. Kesempatan untuk tetap selamat itu masih ada, tetapi bagi mereka yang tidak menjadi bagian dari Gereja Sempurna, maka mereka akan masuk ke dalam masa aniaya besar selama 3,5 tahun dan pada masa itu keselamatan yang diterima harus dibayar dengan darah mereka sendiri.
Sesuatu yang dianggap baik oleh dunia tidak selalu benar di mata Tuhan. Untuk menjadi Gereja Sempurna, tidaklah cukup apabila kita sebatas menjadi orang baik, orang percaya yang tidak mau beribadah di dalam gereja lokal, rajin beribadah, dan membangun hubungan dengan Tuhan hanya dengan hadir di Ibadah Minggu. Hal-hal tersebut tidak menjamin kehidupan kita menjadi benar dan baik, terlebih kita hidup dengan banyak ujian dan cobaan dunia. Sehingga orang yang dianggap benar oleh Allah adalah orang yang memiliki, beriman, dan percaya pada Yesus sebagai Tuhan dan Juru Selamatnya. Untuk itu, standar kebenaran orang benar adalah hidup seperti Yesus, hidup sesuai Firman Tuhan (Yohanes 17:17), hidup mengikuti hukum-hukum-Nya, hidup mengikuti perintah-perintahNya, dan penuh dengan kuasa Roh Kudus. Ketika Roh Kudus penuh di dalam kita, maka kita pun akan penuh dengan kuasa Allah.
Fokus utama dari memenangkan jiwa adalah membawa jiwa datang percaya pada Yesus agar mendapatkan kesempatan untuk diselamatkan. Yesus sendiri pun rindu agar semua umat manusia selamat, sehingga kita sebagai anak-Nya juga perlu membawa jiwa untuk percaya pada Yesus agar berkesempatan untuk diselamatkan. Jumlah jiwa yang dimenangkan memang penting, tetapi tidak lebih penting dari kualitas rohani orang tersebut karena pada akhirnya yang menentukan seseorang dapat menjadi Gereja Sempurna adalah kualitas rohani orang tersebut yang kemurnian imannya sudah tahan uji, kuat, dan tidak tergoncangkan.
Untuk dapat bersaksi, harus terlebih dahulu mempunyai kehidupan doa yang benar karena kita memerlukan kuasa Roh Kudus untuk bersaksi (Kisah Para Rasul 1:8).
Faith and Action Summit GPdI KeKraSo 2026
Mari beribadah bersama
Temukan waktu ibadah Anda.
Kami menantikan kehadiran Anda
di GPdI Ketapang.